Sabtu, 18 Januari 2014

Pelajaran dari Selebriti yang Pernah Terpuruk dan Berhasil Bersinar kembali

Anda penggemar film Iron Man? Anda penggemar Robert Downey Jr – pemeran Tony Stark -- sosok pahlawan super fiktif dari Marvel —yang dibintanginya. Tahun 2012,  The Avengers menjadi film box office dengan debut internasional terlaris sepanjang sejarah dengan membukukan US$ 185,1 juta di pasar internasional. Tapi rekor itu kini dipatahkan Iron Man 3, yang debut internasionalnya berhasil menembus stratosfer box office, dengan meraup lebih dari US $195,3 juta di 42 negara. Indonesia ikut menyumbang US$ 4,5 juta.
Tapi siapa sangka bahwa Downey adalah bintang film yang karirnya pernah terpuruk akibat narkoba. Beruntung dia sadar masuk rehabilitasi.   
Robert Downey Jr: Downey memulai karir aktingnya sejak usia dini, 5 tahun. Saat itu, dia beberapa kali muncul dalam film-film ayahnya sepanjang tahun 70-an. Karirnya melesat pada 80-an dan awal 90-an saat ia muncul di film-film Brat Pack dan memenangkan penghargaan Academy untuk perannya sebagai Chaplin pada 1992.

Namun antara 1996 dan 2001, Robert Downey, Jr berada di ambang kehancuran karir aktingnya. Pada 1996, Downey mulai terjerumus dalam kebiasaan mengonsumsi obat-obatan  yang parah. Dia ditangkap karena kecanduan narkoba dan pelanggaran lainnya, dan harus mendekam di penjara selama setahun. Lepas dari penjara, Downey tak mendapat pekerjaan di bidang acting hampir selama 3 tahun.
Pada tahun 2000 Downey dipekerjakan dan bergabung dengan para pemain Ally McBeal. Saat itu dia diakui aktingnya. Namun, itu tak lama dan lagi-lagi dia berulah. Pada 2001, Downey ditangkap lagi dan dipaksa untuk meninggalkan pertunjukan.
Kehidupan Downey itu nyaris mirip dengan Iron Man atau yang bernama asli Tony Stark -- sosok pahlawan super fiktif dari Marvel —yang dibintanginya. Tony Stark mempunyai nama lengkap Anthony Edward Stark. Dia lahir di Long Island, New York. Orang tua Tony Stark adalah Howard Anthony Stark (Ayah) dan Maria Stark (Ibu). Ayahnya adalah seorang pengusaha kaya raya terkemuka, pemilik perusahaan Stark Industries (Stark Enterprises). Tony Stark kecil adalah seorang genius prodigy, anak yang mempunyai kecerdasan luar biasa terutama di bidang sains khususnya permesinan.
Ketertarikannya pada mesin dilanjutkan dengan menempuh pendidikan sarjana Teknik Mesin dan Kelistrikan (Electrical and Mechanical Engineering) di Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada usia 15 tahun. Di MIT juga, Tony Stark mendapatkan dua gelar Master bidang Fisika dan Electrical and Mechanical Engineering pada usia 19 tahun.
Selepas kuliah, atas permintaan ayahnya, Tony bekerja di Stark Enterprises pada divisi inovasi dan pengembangan teknologi. Tetapi, bukannya menggunakan kemampuannya sebagai insinyur mesin, Tony muda malah terjerumus ke dunia hura-hura khas anak muda. Dia mulai terbiasa dengan kehidupan yang jauh dari hal-hal positif, seperti menjadi seorang playboy dan pecandu alkohol. Dia menjadi seorang alkoholik yang gemar berpesta malam sembari sibuk mengencani gadis-gadis.
Dalam suatu petualangan sekaligus pekerjaannya, karena kecerobohannya melakukan aktivitas tanpa pengawalan yang memadai seperti layaknya kaum milyuner, dia hampir menemui ajal di kancah perang Vietnam yang sedang berkecamuk (Berbeda dengan versi masa kini yang menyebutkan kejadian tersebut terjadi pada masa Perang Teluk di Irak). Dengan menderita luka yang parah, dia berhasil lolos dari maut tapi membuatnya ditawan pihak musuh (kaum komunis). Seperti yang telah kita ketahui bersama, kejadian tersebut menjadi titik balik yang penting dalam kehidupannya. Dia bertransformasi dari seorang manusia biasa menjadi superhero luar biasa (Iron Man).
Yang dialami Stark hampir dengan Downey, meski yang membuat Downey sadar berbeda dengan Stark. Setelah lima tahun menghabiskan waktu sia-sia; menyalahgunakan narkoba, ditangkap beberapa kali, dan dipecat dari beberapa pertunjukanakting, Downey berkomitmen untuk rehabilitasi. Pada pertengahan 2000-an Downey tampil kembali dan membuat debut comeback-nya melalui kemunculannya di beberapa film seperti Tropic Thunder dan Sherlock Holmes, serta yang terakhir Iron Man .

Banyak kasus seperti itu di Indonesia. Maksudnya, orang terkenal lalu terpuruk karena faktor yang mungkin tidak kita kehendaki, tapi kemudian bisa balik terkenal lagi. Siapa? Apa rahasianya?