Kamis, 17 November 2016

Menjadi Influencer Sukses


Influencer kini menjadi kata yang banyak disebut di industri pemasaran. Mengapa? Dengan memanfaatkan pengaruh orang melalui cara yang benar, Anda dapat mengarahkan seseorang memiliki kesadaran merek, mendorong orang “melihat dan mencoba” dan penjualan merek Anda. Influencer kini seakan menjadi lokomotif perubahan yang signifikan dalam industry pemasaran. Intinya, jika Anda adalah seorang influencer, atau katakanlah menguasai ketrampilan sebagai influencer di bidang pemasaran influencer, dengan perjalanan yang begitu mudah Anda dapat mencapai tujuan Anda.
Pada saat yang sama, konsumen belajar makna dari temuan baru yang muncul di jaringan sosial dan mengeksplorasi kemungkinan terkait dengan seberapa besar pengaruh mereka, apa artinya, dan juga cara untuk meningkatkannya. Merek juga mencari cara untuk memahami angka-angka yang muncuk dalam model pengukuran penagruh untuk mengidentifikasi apakah orang itu tepat dan cara mereka untuk menghubungkannya. Apakah itu melalui kegiatan advokasi atau promosi, membangun hubungan, atau melalui peristiwa penting, segala sesuatunya dimulai dengan pemahaman tentang apakah mereka bisa mempengaruhi atau tidak. Sekali pengaruh dan cara kerjanya dipahami, merek akan terus mengembangkan strategi dan prosesnya untuk berkawan dengan konsumen terhubung agar menjadi orang “berpengaruh” di jaringan mereka.
Kenapa bisa begitu? Saat ini orang bisa menjadi influencer, meski mungkin hanya sebagai mikro-influencer, atau orang yang dapat mempengaruhi perubahan dalam kelompok yang kecil. Kalau orang itu memang mendedikasikannya sebagai influencer dan mengetahui langkah-langkah yang tepat menuju kearah itu, orang dapat mencapai tingkat berikutnya, yakni sebagai seorang influencer yang ahli untuk subjek tertentu. Tingkatan mikro tersebut, menurut John Lincoln, penulis buku Digital Influencer, A Guide to Achieving Influencer Status Online, biasanya bisa dicapai dalam dalam waktu 1 sampai 5 tahun, tergantung darimana dan dimana mereka mulai.
Yang sudah tinggi dikenal sebagai sebagai influencer makro. Mereka ini umumnya seseorang yang sudah  besar seperti Oprah, Michael Jordan atau Tony Robbins. Untuk mencapai tingkat ini, umumnya membutuhkan waktu yang jauh lebih banyak dan lama. Tingkatan ini yang tertinggi. Namun, untuk pebisnis tak perlu sampai ke tingkatan yang ahli seperti Oprah tadi. Anda tak perlu menjadi Oprah, tapi Anda mungkin bisa memanfaatkannya. Anda tak perlu memiliki yang penting adalah akses ke tingkatan itu. Itu saja mampu  mengantarkan Anda sebagai seorang yang ahli dan top di industri dan bisnis Anda seperti yang orang inginkan.
Menjadi influencer membtuhkan dedikasi sehingga terus tumbuh. Ini berarti mereka harus mendidik, berkontribusi untuk inovasi industri, membantu orang lain, membangun hubungan, memperbaiki diri dan mengambil semua ini serta tahu cara menggabungkannya secara efektif dalam pemasaran online. Lincoln mendefisikan digital influencer sebagai sebuah persona online dengan kekuatan untuk merangsang pola pikir dan mempengaruhi keputusan orang lain melalui hal-hal nyata atau dirasakan publik memiliki otoritas, pengetahuan, posisi, distribusi atau hubungan."
Jadi, pada dasarnya digital influencer itu adalah orang yang memiliki kekuasaan secara online untuk membuat sesuatu terjadi. Banyak orang berbicara tentang influencer. Tetapi, mereka gagal menyebutkan perbedaan antara influencer biasa dan digital influencer. Perbedaan utamanya adalah bahwa ada elemen online digital influencer. Persolannya, banyak influencer yang tidak mengetahui bahwa mereka dapat menggunakan status mereka untuk mengembangkan saluran pemasaran online yang signifikan untuk bisnis mereka.
Digital influencer mengetahui dan faham benar tentang saluran online serta menggunakannya untuk mendorong statusnya sebagai influencer ke tingkatan berikutnya. Misalnya, influencer digital tahu bahwa dia harus menghabiskan sebagian besar waktu mereka di Reddit. Mereka juga akan tahu bagaimana menggunakan LinkedIn untuk mendapatkan pelanggan.

Buku ini bisa membantu Anda memecahkan masalah terkait dengan digital influencer. Buku ini bisa dianggap sebagai suatu karya yang jenis dan model influencer klasik yang bisa memberikan pedoman di banyak hal terkait influencer dan memberikan kunci untuk menjadi influencer sukses. Mungkin karena itu, Forbes menganggapnya sebagai salah satu buku marketing terbaik untuk dibaca tahun ini